MEMBUAT DATABASE MELALUI COMMEND PROMPT

Untuk membuat database dari Command Prompt yang perlu dilakukan yaitu harus melalui langkah-langkah sebelumnya seperti yang telah dijelaskan oleh penulis sebelumnya. Jika anda sudah mengikuti langkah diatas maka langkah selanjutnya adalah menjalankan printah-printah berikut ini.
Langkah awal yang diperlukan untuk bekerja dengan MySQL adalah membuat database . Dalam MySQL , pembuatan database dilakukan menggunakan printah-printah(sintaks).

CREATE DATABASE (nama_database>; .
Sekarang penulis akan membuat Database dengan nama PERCOBAAN  sebagai contoh.
CREATE DATABASE PERCOBAAN;

Catatan :
Anda dapat mengubah sendiri nama database di atas sesuai dengan keinginan anda.

buat_databases

Untuk membuktikan apakah database PERCOBAAN dan melihat database yang pernah dibuat maka ikuti printah dibawah ini.
SHOW DATABASES;
databases

Jika anda ingin mengaktifkan database yang barusan anda buat gunakanlah printah USE misalnya seperti berikut.
USE PERCOBAAN;
aktif-databases

Dengan printah diatas maka secara otomatis PERCOBAAN_DATABASE akan aktif. Sampai pada saat ini, anda sudah dapat melakukan perintah ke server MySQL, misalnya untuk menulis query, melakukan backup dan restore data maupun tugas-tugas administrasi lainnya. Setelah database dibuat, Anda dapat membuat table-tabel ke dalam database tersebut. Printah yang digunakan untuk membuat tabel adalah CREATE TABLE, yang memiliki bentuk umum penggunaan seperti berikut.

CREATE TABLE <nama_tabel> (

<field1> <tipe data>,

<field2> <tipe data>,

…….

)[Type=<tipe tabel>];

Keterangan :

Field1, field2, dan seterusnya menunjukkan nama kolom yang akan dibuat dalam tabel; sedangkan tipe data berfungsi untuk merepresentasikan jenis data dari field bersangkutan. Type bersifat opsional dan berfungsi untuk menentukan tipe tabel atau lebih tepatnya tipe mesin penyimpanan (Storage machine) dari tabel yang dibuat.

Untuk membuat tabel-tabel sesuai dengan studi kasus yang akan kita bahas dalam buku ini, sintaks yang diperlukan adalah:

Tabel Kategori

Tabel kategori ini merupakan tabel referensi yang nantinya akan diisi dengan data kategori buku. Tabel KATEGORI akan direlasikan dengan tabel Buku melalui tabel bantu(disebut tabel transaksi) dengan nama LINK_BUKU_KATEGORI.
Penulis membuat table KATEGORI sebagi contoh .

Sintaks:

CREATE TABLE KATEGORI(

KATEGORI_ID INTEGER NOT NULL AUTO_INCREMENT,

KATEGORI_NAMA VARCHAR(25),

PRIMARY KEY(KATEGORI_ID)

) TYPE=InnoDB;

tabel_kategori

Printah di atas akan membuat tabel dengan nama KATEGORI yang berisi dua buah kolom dengan nama KATEGORI_ID dan KATEGORI_NAMA. Kolom KATEGORI_ID didefinisikan dengan tipe INT(integer). NOT NULL artinya kolom ini tidak boleh kosong(harus berisi nilai) sedangkan AUTO_INCREMENT digunakan untuk menaikkan nilai dari kolom ini setiap kali baris data dimasukkan kedalam tabel KATEGORI. Selain itu, kolom KATEGORI_ID juga dijadikan sebagai primary key, yang berarti bahwa nilai dari setiap baris data pada kolom tersebut harus bersifat unik(berbeda antara baris yang satu dengan yang lainnya). Printah yang digunakan untuk mendefenisikan suatu kolom menjadi suatu primary key adalah

PRIMARY KEY(<kolom-1>, <kolom 2>, …)

Seperti yang terlihat pada sintaks di atas, primary key dalam suatu tabel dapat terdiri dari satu kolom atau lebih. Hal lain yang perlu di perhatikan adalah jika anda ingin menjadikan suatu kolom sebagai primary key, maka kolom tersebut harus didefinisikan dengan NOT NULL.

TYPE= InnoDB merupakan printah aagar tabel yang dibuat memiliki mesin penyimpanan InnoDB. Jika anda tidak menyertakan perintah tersebut maka tabel akan disimpan dalam mesin penyimpanan MyISAM.

TABEL PENGARANG

Tabel ini juga merupakan tabel referensi dan digunakan untuk menyimpan data pengarang. Tabel PENGARANG akan direlasikan dengan tabel BUKU melalui tabel bantu ( sering disebut tabel transaksi) dengan nama LINK_BUKU_PENGARANG.

Sintaks:

CREATE TABLE PENGARANG(

PENGARANG_ID CHAR(3) NOT NULL,
PENGARANG_NAMA VARCHAR(30),

PRIMARY KEY(PENGARANG_ID)

) TYPE = InnoDB;

tabel_pengarang

Printah dia atas akan membuat tabel PENGARANG yang terdiri dari dua buah kolom: PENGARANG_ID dan PENGARANG_NAMA. Kolom yang dijadikan primary key dalam tabel ini adalah PENGARANG_ID. Dengan demikian, pada saat pengisian data, setiap pengarangan harus melalui ID yang berbeda.

TABEL PENERBIT

Tabel ini merupakan tabel referensi yang datanya akan diacu oleh tabel BUKU. Fungsinya adalah untuk menyimpan data penerbit

Sintaks :

CERATE TABLE PENERBIT(

PENERBIT_ID CHAR(4) NOT NULL,

PENERBIT_NAMA VARCHAR(50),

PRIMARY KEY(PENERBIT_ID)

) TYPE=InnoDB;

tabel-penerbit

Jika berhasil maka akan tampil seperti gambar di atas. Selanjutnya ikuti langkah diatas untuk membuat table berikutnya dan lakukan dengan baik.
Tampilkan tabel pada database yang telah anda buat dengan printah

SHOW TABLES;

semua-tabelsampai disini proses pembuatan database dari command prompt telah selesai. Penulis berharap semoga berhasil and puas setelah membaca postingan ini.

Iklan

About stefanus efan hasi

Menjadi Yang Terbaik Dari Yang Terbaik

Posted on November 21, 2016, in TIPS & TRIK. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: